Scroll untuk membaca artikel
Selasa, 08 November 2022 | 07:05 WIB

Kesaksian Sopir Ambulans yang Membawa Jasad Brigadir J: Lihat Luka Tembak Bolong

Nicolas Sitepu
Kesaksian Sopir Ambulans yang Membawa Jasad Brigadir J: Lihat Luka Tembak Bolong
Kesaksian sopir ambulans yang membawa jasad Brigadir J usai ditembak. ((Foto: Suara.com - M. Yasir))

Deli.suara.com - Sebanyak 12 saksi dihadirkan dalam sidang kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Salah satu saksi yang hadir dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (7/11/2022) adalah sopir ambulans bernama Ahmad Syahrul Ramadhan.

Dalam kasus ini, dia menjadi saksi untuk terdakwa Bharada E, Bripka RR dan Kuat Maruf.

Ahmad Syahrul menjelaskan ketegangan ketika dirinya mulai memacu mobil ambulans yang ia kendarai dan dikawal oleh mobil Provost dari Div Propam Polri.

Baca Juga:Shin Tae-yong Ingin Timnas Tampil dalam Kekuatan Penuh di Piala AFF 2022

Di dalam mobil tersebut, terdapat jasad Brigadir J yang sudah meninggal usai ditembak oleh Bharada E yang diperintah oleh Ferdy Sambo.

Lebih lanjut, sopir ambulans tersebut membeberkan beberapa keanehan ketika dirinya mengantar jasad Brigadir J ke rumah sakit.

Mulai dari keramaian yang muncul usai kejadian penembakan hingga jasad Yosua yang tidak langsung diantar ke ruang jenazah.

Syahrul mengaku terkejut ketika melihat banyak orang yang membawa kamera pasca penembakan yang terjadi pada 8 Juli 2022 itu.

"Sampai di dalam rumah saya kaget karena ramai dan banyak juga kamera. Saya ikuti police line. Lalu saya terkejut di samping tangga ada jenazah," ujar Syahrul.

Baca Juga:Tempati Urutan ke 4, Elektabilitas Ridwan Kamil Ungguli AHY, Puan Maharani Hingga Cak Imin

Kemudian Syahrul mengungkapkan bahwa dirinya melihat Brigadir J yang masih bersimbah darah dan belum dimasukkan ke kantong jenazah. 

"Jenazah Yosua udah dikantong?" tanya Majelis Hakim.

"Belum yang mulia. Masih tergeletak berlumuran darah," ungkap Syahrul di kutip dari Suara.com, Senin (7/11/2022).

Saat berada di lokasi, Syahrul diminta oleh anggota kepolisian untuk memeriksa nadi Brigadir J.

"Saya disuruh salah satu anggota untuk cek nadinya. Saya cek udah tidak ada nadinya," lanjut Syahrul.

Ungkap kondisi Brigadir J yang mengenaskan

Kemudian Syahrul menjelaskan kondisi jasad Brigadir J yang sudah tidak bernyawa. Dia bahkan terkejut ketika melihat luka bolong yang ada di bagian dada Brigadir J akibat terkena tembakan senjata api. 

"Iya yang mulia dan wajahnya ditutupi masker yang mulia. Dada yang mulia luka tembak, bolong," pungkasnya. [RED]

Sumber: suara.com

Berita Terkait

Tag

terpopuler

News

Terkini

Loading...
Load More
Ikuti Kami

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda