Kena Sanksi Teguran Lisan, Ganjar Janji Perbaiki Komunikasi Publiknya

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berjanji memperbaiki komunikasi publiknya yang dinilai menimbulkan multitafsir.

Rahma Yuli
Selasa, 25 Oktober 2022 | 07:30 WIB
Kena Sanksi Teguran Lisan, Ganjar Janji Perbaiki Komunikasi Publiknya
Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan, Komaruddin Watubun, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Ganjar Pranowo di kantor DPP PDIP Menteng. (Foto: Istimewa)

Deli.Suara.com – Gubernur Jawa Tengah (Jateng), yang juga kader PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo menyatakan akan taat terhadap keputusan partai setelah mendapat sanksi teguran lisan sebagai buntut ucapan siap nyapres demi bangsa dan negara.

Ganjaer menuturkan, nantinya ke depan akan lebih memperbaiki lagi komunikasinya ke publik.

“Sekjen dari dewan kehormatan yang tadi memberikan banyak penjelasan dari statement saya dan tentu sebagai kader saya taat. Dan tadi diberikan sanksi lisan tentu ini bagian komunikasi publik yang rasanya harus saya perbaiki,” ucap Ganjar usai menghadiri undangan klarifikasi di kantor DPP PDIP Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (24/10/2022). 

Ganjar menyebutkan, dalam pertemuan klarifikasi itu, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto telah mengingatkan, urusan pencapresan PDIP ada di tangan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. 

Baca Juga:Menteri Bahlil Klaim UEA, China, Korea Selatan dan Taiwan Setuju Investasi di Ibu Kota Baru

“Jadi semua pasti akan mengikuti,” katanya.

Ganjar mengaku akan siap taat terhadap perintah partai untuk fokus turun ke bawah membantu rakyat. Hal itu, akan dilakukannya sebagai kepala daerah.

“Tentu hari ini, kita bekerja menekan inflasi yang ini bagian dari cara kita mendukung pemerintahan nasional apa yang diperintahkan pak Jokowi sebagai sama-sama petugas yang ada diperingatkan Ketua Umum yang kami coba bereskan,” jelasnya.

Sebelumnya, Ganjar Pranowo dijatuhi sanksi teguran lisan oleh DPP PDIP sebagai buntut ucapannya siap nyapres demi bangsa dan negara.

Keputusan itu diambil usai Ganjar memenuhi panggilan klarifikasi atas ucapannya di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (24/10/2022).

Baca Juga:TikTok Buat Fitur Live Streaming Khusus Dewasa, Warganet : Nambah Rusak Dah!

Ketua DPP PDIP bidang Kehormatan, Komaruddin Watubun menjelaskan, Ganjar telah memberikan klarifikasinya soal ucapan siap nyapres tersebut. Menurutnya, dalam ucapan Ganjar itu dinilai memang tidak melanggar apapun aturan partai, namun ucapannya menimbulkan multitafsir.

“Tadi dia sudah sampaikan, dan setelah kami menilai dari aturan-aturan organisasi, meskipun beliau tidak melanggar aturan organisasi tapi pernyataan ini menimbulkan multitafsir di publik,” ucap Komaruddin. 

Walau begitu, bidang kehormatan DPP PDIP tetap menjatuhkan sanksi kepada Ganjar. Hanya saja, sanksi itu hanya berupa teguran lisan.

“Supaya keadilan di partai itu ditegakkan kepada seluruh anggota dari Sabang sampai Merauke, maka kami, saya sampaikan menjatuhkan sanksi teguran lisan kepada Pak Ganjar Pranowo sebagai kader,” jelasnya.

Sementara terkait alasan sanksi tersebut dikarenakan Ganjar Pranowo dinilai bukan merupakan kader baru di PDIP. Sebagai kader senior, Ganjar diminta lebih berdisiplin. 

“Supaya sama dengan juga yang kami jatuhkan sanksi kepada teman-teman yang menamakan diri sebagai Dewan Kolonel, antara lain pak Trimedya Panjaitan, kemudian pak Johan Budi, Masinton dan pak Prof Hendrawan,” paparnya.

Komaruddin mengatakan, pihaknya juga akan memanggil kader untuk dimintai klarifikasi terkait dengan kasus serupa.

“Kenapa mereka ini langsung dijatuhkan sanksi terakhir, sanksi keras dan terakhir? Karena mereka lakukan kegiatan di luar AD/ART Partai, dan sudah pernah diberi peringatan pertama, kemudian ini peringatan ketiga keras dan terakhir,” tambahnya.

“Kalau bung Ganjar tadi saya sampaikan, meskipun pernyataan itu tidak melanggar aturan tapi menimbulkan multitafsir di media karena itu kami memberi sanksi teguran lisan,” tandasnya.

Sumber: Suara.com 

BERITA TERKAIT

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak