Polisi Tembak 2 Perampok Maut yang Habisi Nyawa Wanita di Sumut

Terhadap keduanya, polisi memberikan tindakan tegas keras dan terukur dengan menembak kedua kaki masing-masing pelaku.

Ari Kaypan
Jum'at, 05 Agustus 2022 | 15:58 WIB
Polisi Tembak 2 Perampok Maut yang Habisi Nyawa Wanita di Sumut
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi menunjukan barang bukti kasus perampokan. (Istimewa)

Deli.Suara.com - Kandas sudah pelarian 2 orang pelaku perampokan maut yang menghabisi nyawa korban dengan cara membekapnya hingga tewas di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) Sumatera Utara (Sumut).

Personel gabungan Polda Sumut, Polres Tapsel, dan Polres Tapanuli Utara (Taput) yang melakukan penyelidikan kasus itu akhirnya menangkap kedua perampok sadis tersebut. 

Adapun kedua perampok yang dibekuk yakni berinisial BST dan AP. Terhadap keduanya, polisi memberikan tindakan tegas keras dan terukur dengan menembak kedua kaki masing-masing pelaku.

"Pengungkapan ini bermula dari penemuan jenazah korban di Jalan Lintas Aek Latong Lama - Padangsidempuan, Desa Marsada, Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, pada Minggu 24 Juli 2022," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi, Jumat (5/8/2022).

Baca Juga:Gegara Covid-19, Pria Ini Doyan Makan Daging Mentah Padahal Dulu Vegetarian

Dari temuan itu, lanjutnya mengatakan tim gabungan melakukan penyelidikan dan menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Lebih lanjut Hadi menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi di lokasi kejadian, keluarga dan CCTV di sepanjang jalan dari Taput hingga Kota Padang Sumbar,.

"Selama sembilan hari kedua pelaku akhirnya dapat ditangkap," katanya.

Hadi menyampaikan usai membekuk kedua pelaku, dari pemeriksaan diketahui sebagai residivis yang sudah berulang kali melakukan aksi kejahatan serupa.

"Modusnya adalah melakukan tipu daya, meyakinkan korban seolah tersangka sudah mengenal baik dengan korban. Motif mereka adalah menguasai (mengambil) barang berharga milik korban," jelasnya. 

Baca Juga:Lima Tips Menabung, Nomor Empat Paling Seru untuk Dicoba

Sementara itu, Kapolres Tapsel AKBP Roman Smaradhana Elhaj menerangkan, sebelum tewas dirampok korban yang merupakan warga Sipoholon Taput itu baru pulang dari pesta di tempat kerabatnya, Sabtu (23/7/2022). Setelah itu oleh suami, korban pun diantar ke pasar.

"Namun setelah ditunggu-tunggu korban tidak kunjung pulang, sehingga oleh keluarga dilaporkan ke Polres Tapanuli Utara. Tapi akhirnya korban ditemukan sudah meninggal dunia di wilayah Tapanuli Selatan," terangnya. 

Atas temuan ini, sambung Roman, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Polda Sumut dan Polres Taput. Setelah dilakukan penyelidikan mendalam, pihaknya akhirnya dapat mengungkap alamat pelaku.

"Korban meninggal dunia dibekap karena meronta saat kalungnya berupa emas seberat 15 gram akan diambil kedua pelaku," ujarnya. 

Roman menambahkan, usai membuang jenazah korban, kedua tersangka lalu menjual kalung korban kepada seorang penadah berinisial I di Kota Padang. Dari hasil penjualan itu, masing-masing pelaku mendapatkan uang Rp3,5 juta.

Akibat perbuatannya kedua tersangka dikenakan dengan Pasal 365 ayat 3 KUHPidana dengan ancaman 15 tahun kurungan penjara.

News

Terkini

Pemerintah Indonesia diminta untuk menggandeng BUMN dan swasta dalam membantu ketahanan pangan.

Bisnis | 18:24 WIB

Pidato Presiden Joko Widodo dalam Sidang Tahunan MPR menuai banyak apresiasi.

News | 17:03 WIB

Dan sayangnya kondisi daya beli masyarakat kita benar-benar terpukul.

Bisnis | 16:34 WIB

Penangkapan oknum polisi itu merupakan pengembangan dari Operasi Anti Gedek di sejumlah tempat hiburan malam pada 30 hingga 31 Juli 2022.

News | 16:30 WIB

DPR RI bantah terima uang dari Ferdy Sambo sebagai aksi suap mendiamkan kasus pembunuhan Brigadir J.

News | 16:14 WIB

Diketahui, mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo menjadi tersangka utama kasus pembunuhan Brigadir J.

News | 15:33 WIB

Ia menerangkan tugu itu dulunya kecil sebagai tanda titik nol Kota Medan, bukan seperti bangunan yang ada saat ini.

News | 15:27 WIB

Barang bukti narkoba ini disita dalam penindakan selama empat bulan terakhir di wilayah hukum Polda Sumut, dengan jumlah tersangka sebanyak 72 orang.

News | 13:59 WIB

Polemik antara karyawan Alfamart vs perempuan yang ambil cokelat tapi belum bayar berakhir dengan perdamaian.

News | 13:29 WIB

"Dibuktikan dengan 31 orang yang sukarela memilih masuk jurang," ungkap Sugeng.

News | 12:20 WIB

Bobby memanggil seorang anak kelas 1 SD ke atas panggung dan mengajaknya bermain tebak-tebakan.

News | 09:57 WIB

Hujan terjadi pada siang hingga malam hari.

News | 08:28 WIB

kegiatan ini untuk memberikan trauma healing terhadap para siswa, khususnya yang sekelas dengan korban.

News | 23:10 WIB

Hasil ini menjadi torehan positif tim Ayam Kinantang jelang kompetisi bergulir.

Bola | 22:45 WIB

Tampak pelaku seorang pria merayap dari atas tembok rumah korban. Aksi pelaku terekam kamera pengintai.

News | 20:21 WIB
Tampilkan lebih banyak