Panglima TPNB-OPM Keluarkan Perintah Tembak Mati Pemasang Jaringan Telekomunikasi di Papua

Rencana pemerintah memperluas dan memasang jaringan telekomunikasi di Papua mendapat penolakan dari TPNB-OPM dengan cara instruksi tembak mati.

Rahma Yuli
Kamis, 04 Agustus 2022 | 12:59 WIB
Panglima TPNB-OPM Keluarkan Perintah Tembak Mati Pemasang Jaringan Telekomunikasi di Papua
TPNB-OPM tolak pemasangan dan perluasan jaringan telekomunikasi di Papua. (Foto: Suara.com)

Deli.Suara.com – Panglima Tinggi TPNB-OPM (Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka), Gen Goliath Naaman Tabuni dan Komandan Operasi Umum Major Gen Lekagak Telenggen mengeluarkan perintah operasi untuk melakukan penembakan. 

Perintah tersebut dikeluarkan bukan hanya untuk pendatang, melainkan juga kepada orang asli Papua yang ikut terlibat dalam pemasangan jaringan telekomunikasi.

Perintah penembakan ini dikeluarkan karena TPNB-OPM mendapat laporan bahwa pemerintah berencana memasang jaringan telekomunikasi di seluruh wilayah di Papua termasuk kawasan terpencil. 

“Pimpinan TPNPB perintahkan kepada 34 Kodap TPNB di bawah komando nasional untuk segera melakukan penembakan kepada orang asli Papua maupun pendatang (imigran) yang memasang jaringan telekomunikasi dan bakar semua fasilitas telekomunikasi Indonesia,” ungkap Juru Bicara TPNB-OPM, Sebby Sambom dalam keterangan persnya, Kamis (4/8/2022).

Baca Juga:Viral Video Tutorial Atasi Payudara Besar Sebelah dengan Buah Alpukat, Begini Caranya

Sebby mengatakan bahwa TPNB-OPM mengetahui program pemerintah yang akan memperluas jaringan internet di wilayah Papua termasuk di sejumlah lembaga.

“Program negara hari ini di tanah Papua semua desa-desa, sekolah-sekolah dan tempat-tempat umum lainnya dipasang semua jaringan internet,” katanya. 

TPNB-OPM menentang keras adanya rencana perluasan jaringan telekomunikasi kembali.

“Oleh karena itu pimpinan TPNPB dengan tegas perintahkan untuk segera tembak mati orang asli Papua maupun pendatang yang memasang jaringan telekomunikasi di seluruh wilayah Tanah Papua,” tandasnya. 

Sumber: Suara.com 

Baca Juga:Mengulik Kisah Penyedia Jasa Rental Pria di Jogja: Teman Curhat, Ditipu Klien hingga Diajak Begituan

News

Terkini

Hasil ini menjadi torehan positif tim Ayam Kinantang jelang kompetisi bergulir.

Bola | 22:45 WIB

Tampak pelaku seorang pria merayap dari atas tembok rumah korban. Aksi pelaku terekam kamera pengintai.

News | 20:21 WIB

Meski begitu, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa kebakaran.

News | 19:37 WIB

Identitas pelaku terungkap setelah polisi melakukan olah TKP dan penyelidikan.

News | 19:20 WIB

Janji jari kelingking banyak dikenal di kalangan masyarakat luas, namun setiap negara memiliki arti yang berbeda.

Lifestyle | 17:57 WIB

Ketika berciuman, pria ternyata menginginkan pasangannya melakukan hal ini.

Lifestyle | 17:54 WIB

Mencegah banyaknya perselingkuhan, seksolog sarankan variasi posisi seks untuk suami istri.

Lifestyle | 17:51 WIB

Pengacara asal Nigeria ini menangani dan membantu para wanita yang putus cinta.

Lifestyle | 17:49 WIB

Manajemen Alfamart resmi menunjuk Hotman Paris Hutapea sebagai kuasa hukum pegawainya yang mendapatkan intimidasi dari konsumen yang mencuri cokelat.

News | 17:33 WIB

Korban disebut pamit dari rumahnya di Kecamatan Kota Kisaran Timur, sejak Kamis 21 Juli 2022. Korban pamit pergi ke Medan, menaiki mobil untuk mengurus berkas.

News | 16:58 WIB

Indonesia berhasil mencapai swasembada beras pada tahun ini.

Bisnis | 15:32 WIB

Indonesia melanjutkan tren 27 bulan beruntun dimana neraca dagang bulan Juli mengalami surplus.

Bisnis | 15:29 WIB

Ferdy Sambo dilaporkan ke KPK dalam kasus dugaan suap staf Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

News | 15:26 WIB

Agus Harimurti Yudhoyono tetap didorong Partai Demokrat untuk menjadi kandidat calon presiden atau calon wakil presiden.

News | 15:23 WIB

Bila tidak dilakukan, Kamaruddin mengancam akan melaporkan PC ke Bareskrim Polri atas dugaan tindak pidana laporan palsu hingga menyebarkan berita bohong terkait pelecehan seksual yang ditudingkan ke Brigadir J.

News | 14:02 WIB
Tampilkan lebih banyak