Oknum TNI Diduga Bekingi JNE Dalam Kasus Timbun Beras Bansos Presiden

Kasus penimbunan beras yang dilakukan JNE diduga karena dibekingi oleh oknum TNI.

Rahma Yuli
Rabu, 03 Agustus 2022 | 19:35 WIB
Oknum TNI Diduga Bekingi JNE Dalam Kasus Timbun Beras Bansos Presiden
Penyidik Polda Metro Jaya saat mendatangi lokasi penimbunan beras bansos Presiden Joko Widodo. (Foto: Suara.com)

Deli.Suara.com – Pemilik lahan tempat dikuburnya beras bantuan presiden, Rudi Samin mengatakan, JNE berani melakukan hal tersebut karena diduga dibekingi oleh oknum TNI. 

Ia menegaskan, pihak JNE tidak memiliki izin menggali dan menimbun beras bansos Presiden Joko Widodo di lahan miliknya. 

Rudi mengatakan hal tersebut usai diperiksa penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri hari ini.

“Itu pihak JNE dibekingi oleh oknum, sehingga dia berani,” ucap Rudi di Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (3/8/2022).

Baca Juga:Kocak! Ortu Pengantin Nyengir usai Jatuh ke Bawah Panggung, Hadirin Akad Nikah Tertawa Ngakak sampai Batuk

Berdasarkan keterangan Rudi, oknum TNI tersebut berinisial S dan I. Rudi menuturkan para oknum TNI itu juga kerap melakukan pungutan liar terhadap pedagang di sekitar lokasi.

“Semua orang yang berjualan di situ sekitar 50 kios itu bayar kepada oknum tersebut,” ungkapnya.

Sebelumnya, pada Senin (1/8/2022), penyidik Polres Metro Depok telah memeriksa JNE terkait kasus ini. JNE mengklaim beras yang ditimbun tersebut dalam kondisi rusak dan telah diganti ke pemerintah.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, pernyataan terkait beras rusak dan sudah diganti itu hanya sebatas kesaksian lisan dari pihak JNE saat diperiksa penyidik.

“Keterangan ini belum didukung dokumen. Jadi ini masih keterangan secara lisan,” terang Zulpan di Polda Metro Jaya, Jakarta.

Baca Juga:Berburu Buku Bacaan di Pameran Islamic Book Fair 2022

Selain memeriksa pihak perwakilan JNE, penyidik juga telah memeriksa perwakilan dari Kemensos (Kementerian Sosial).

“Penyidik Polres Depok melakukan pemanggilan pemeriksaan terhadap beberapa pihak yang hari ini sudah dilakukan di antaranya dari pihak Kemensos, JNE pusat dan JNE Depok,” tandasnya.  

Sumber: Suara.com 

News

Terkini

Pemerintah Indonesia diminta untuk menggandeng BUMN dan swasta dalam membantu ketahanan pangan.

Bisnis | 18:24 WIB

Pidato Presiden Joko Widodo dalam Sidang Tahunan MPR menuai banyak apresiasi.

News | 17:03 WIB

Dan sayangnya kondisi daya beli masyarakat kita benar-benar terpukul.

Bisnis | 16:34 WIB

Penangkapan oknum polisi itu merupakan pengembangan dari Operasi Anti Gedek di sejumlah tempat hiburan malam pada 30 hingga 31 Juli 2022.

News | 16:30 WIB

DPR RI bantah terima uang dari Ferdy Sambo sebagai aksi suap mendiamkan kasus pembunuhan Brigadir J.

News | 16:14 WIB

Diketahui, mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo menjadi tersangka utama kasus pembunuhan Brigadir J.

News | 15:33 WIB

Ia menerangkan tugu itu dulunya kecil sebagai tanda titik nol Kota Medan, bukan seperti bangunan yang ada saat ini.

News | 15:27 WIB

Barang bukti narkoba ini disita dalam penindakan selama empat bulan terakhir di wilayah hukum Polda Sumut, dengan jumlah tersangka sebanyak 72 orang.

News | 13:59 WIB

Polemik antara karyawan Alfamart vs perempuan yang ambil cokelat tapi belum bayar berakhir dengan perdamaian.

News | 13:29 WIB

"Dibuktikan dengan 31 orang yang sukarela memilih masuk jurang," ungkap Sugeng.

News | 12:20 WIB

Bobby memanggil seorang anak kelas 1 SD ke atas panggung dan mengajaknya bermain tebak-tebakan.

News | 09:57 WIB

Hujan terjadi pada siang hingga malam hari.

News | 08:28 WIB

kegiatan ini untuk memberikan trauma healing terhadap para siswa, khususnya yang sekelas dengan korban.

News | 23:10 WIB

Hasil ini menjadi torehan positif tim Ayam Kinantang jelang kompetisi bergulir.

Bola | 22:45 WIB

Tampak pelaku seorang pria merayap dari atas tembok rumah korban. Aksi pelaku terekam kamera pengintai.

News | 20:21 WIB
Tampilkan lebih banyak