Jaringan Solana Diserang Peretas, 8 Ribu Alamat Jadi Korban

Aksi pencurian ini pertama kali diketahui ketika sejumlah pengguna mengeluhkan asetnya yang berada di jaringan Solana tiba-tiba terkirim ke alamat yang tidak diketahui.

Ari Kaypan
Rabu, 03 Agustus 2022 | 19:23 WIB
Jaringan Solana Diserang Peretas, 8 Ribu Alamat Jadi Korban
Jaringan Solana Diserang Peretas, 8 Ribu Alamat Jadi Korban. (Ist)

Deli.Suara.com - Jaringan Solana menjadi target penyerangan hacker baru-baru ini. Dalam serangan tersebut 8 ribu alamat didalam jaringan menjadi korban dengan total kerugian mencapai 8 juta dolar.

Aksi pencurian ini pertama kali diketahui ketika sejumlah pengguna mengeluhkan asetnya yang berada di jaringan Solana tiba-tiba terkirim ke alamat yang tidak diketahui.

Setelah peretasan semakin meluas muncul spekulasi bahwa aksi pencurian disebabkan karena alamat mereka terhubung dengan sejumlah layanan didalam jaringan Solana. 

Namun tidak lama berselang, ditemukan bahwa serangan tidak hanya menargetkan suatu platform melainkan meluas ke beberapa aplikasi penyedia dompet Solana.

Baca Juga:Erick Thohir Sebut Proyek Kereta Cepat Bisa Kembali Molor Tahun Depan, Ini Alasannya

Phantom dan Slope secara cepat menjadi sorotan komunitas karena aplikasinya diduga telah menyebabkan aset kripto milik sejumlah pengguna hilang. 

Kendati demikian, melalui akun twitternya masing-masing mereka mengatakan bahwa saat ini tim sedang bekerja untuk mengatasi peretasan yang terjadi di jaringan Solana.

Salah satu akun milik pengembang Solana juga telah mengkonfirmasi bahwa mereka mengetahui kejadian ini, mereka mengatakan bahwa tim sedang bekerja dengan para insinyur dari berbagai ekosistem dan perusahaan keamanan untuk menyelidiki dompet Solana yang dikuras peretas.

Penyebab Aksi Peretasan Jaringan Solana

Kendati penyebab resmi aksi peretasan jaringan Solana belum dikonfirmasi oleh tim pengembang, penyelidik blockchain PeckShield melalui akun twitternya pada pukul 10.45 WIB mengatakan bahwa peretasan yang meluas kemungkinan disebabkan oleh "masalah rantai pasokan" yang telah dieksploitasi untuk mencuri kunci pribadi pengguna di balik dompet yang terpengaruh. Dikatakan total kerugian sejauh ini adalah sekitar 8 juta Dolar.

Baca Juga:Menhub Budi Karya Sumadi Minta Pelni Berbenah Biar Bisa Bersaing

Cara Mencegah Aksi Pencurian

Karena penyebab peretasan belum dikonfirmasi, belum jelas bagaimana solusi untuk mengatasi peretasan ini. Namun setelah diobservasi ditemukan bahwa peretas hanya menyasar alamat yang berasal dari hot wallet atau dompet yang selalu terhubung ke internet seperti Slope, Phantom, dan Trust Wallet.

Oleh karena itu, untuk mencegah serangan semakin melebar pengguna disarankan untuk memindahkan asetnya ke dompet yang lebih aman, kamu bisa memindahkannya ke cold wallet maupun exchange kripto agar aset kalian bisa terhindar dari serangan hacker.

Oleh: Muhammad Syafi’i Nurullah

News

Terkini

Pemerintah Indonesia diminta untuk menggandeng BUMN dan swasta dalam membantu ketahanan pangan.

Bisnis | 18:24 WIB

Pidato Presiden Joko Widodo dalam Sidang Tahunan MPR menuai banyak apresiasi.

News | 17:03 WIB

Dan sayangnya kondisi daya beli masyarakat kita benar-benar terpukul.

Bisnis | 16:34 WIB

Penangkapan oknum polisi itu merupakan pengembangan dari Operasi Anti Gedek di sejumlah tempat hiburan malam pada 30 hingga 31 Juli 2022.

News | 16:30 WIB

DPR RI bantah terima uang dari Ferdy Sambo sebagai aksi suap mendiamkan kasus pembunuhan Brigadir J.

News | 16:14 WIB

Diketahui, mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo menjadi tersangka utama kasus pembunuhan Brigadir J.

News | 15:33 WIB

Ia menerangkan tugu itu dulunya kecil sebagai tanda titik nol Kota Medan, bukan seperti bangunan yang ada saat ini.

News | 15:27 WIB

Barang bukti narkoba ini disita dalam penindakan selama empat bulan terakhir di wilayah hukum Polda Sumut, dengan jumlah tersangka sebanyak 72 orang.

News | 13:59 WIB

Polemik antara karyawan Alfamart vs perempuan yang ambil cokelat tapi belum bayar berakhir dengan perdamaian.

News | 13:29 WIB

"Dibuktikan dengan 31 orang yang sukarela memilih masuk jurang," ungkap Sugeng.

News | 12:20 WIB

Bobby memanggil seorang anak kelas 1 SD ke atas panggung dan mengajaknya bermain tebak-tebakan.

News | 09:57 WIB

Hujan terjadi pada siang hingga malam hari.

News | 08:28 WIB

kegiatan ini untuk memberikan trauma healing terhadap para siswa, khususnya yang sekelas dengan korban.

News | 23:10 WIB

Hasil ini menjadi torehan positif tim Ayam Kinantang jelang kompetisi bergulir.

Bola | 22:45 WIB

Tampak pelaku seorang pria merayap dari atas tembok rumah korban. Aksi pelaku terekam kamera pengintai.

News | 20:21 WIB
Tampilkan lebih banyak