BNNP Sumut Musnahkan 68,67 Kg Sabu dan 58.993 Butir Ekstasi

barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan dua kasus dengan lima tersangka.

Ananta Bangun
Kamis, 21 Juli 2022 | 18:31 WIB
BNNP Sumut Musnahkan 68,67 Kg Sabu dan 58.993 Butir Ekstasi
BNNP Sumut memaparkan kasus narkoba. (Istimewa)

Deli.Suara.com - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut memusnahkan barang bukti 68, 67 Kg sabu dan 59.053 butir pil ekstasi.

Kepala BNNP Sumut Brigjen Pol Toga H Panjaitan menyampaikan, barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan dua kasus dengan lima tersangka.

"Total semuanya sebanyak 69 ribu gram sabu dimusnahkan 68,670 gram, ekstasi 59 ribu butir yang kita musnahkan 58.993, sisanya barang bukti di pengadilan," katanya, Kamis (21/7/2022).

Ia mengatakan, barang haram yang dimusnahkan ini diperoleh dari penangkapan pada 21 Juni 2022 dan berhasil membekuk 2 tersangka yakni, S (44) dan RS (40). Keduanya merupakan warga Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjung Balai.

Baca Juga:3 Keuntungan Punya Tulisan Tangan Jelek saat Sekolah, Kalian Setuju?

"Dari kedua tersangka turut disita barang bukti 59.053 butir pil ekstasi dan 29 Kg sabu," ujar Toga.

Sedangkan kasus kedua diungkap pada 6 Juli 2022 dengan tiga pelaku berinisial HH (36), AS (36) dan A (41).  Dari ketiga disita barang bukti 40 Kg sabu.

Selain memusnahkan barang bukti, BNNP Sumut juga mengamankan 31 orang korban penyalahgunaan narkotika hasil razia dari berbagai warung internet (warnet). Para korban ini, lanjut Brigjen Toga, akan dilakukan rehabilitasi baik rawat jalan maupun rawat inap. 


"Dari hasil tes urine mereka positif menggunakan sabu. Hasil razia yang kami lakukan dalam kurun waktu 6 bulan kami sudah mengamankan1000 orang lebih," katanya.

"Mereka yang kita amankan ada yang berprofesi sebagai sopir, kernet bangunan dan pengakuan mereka menggunakan sabu supaya kuat," sambungnya.

Baca Juga:Pulang Kerja, Seorang Remaja Jadi Korban Begal di Wilayah Tajurhalang

Kelima tersangka yang berhasil dibekuk dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Sub Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana seumur hidup atau paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun kurungan penjara.

News

Terkini

Pemerintah Indonesia diminta untuk menggandeng BUMN dan swasta dalam membantu ketahanan pangan.

Bisnis | 18:24 WIB

Kamaruddin Simanjuntak, kuasa hukum keluarga Brigadir J minta Putri Candrawathi segera ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan berencana.

News | 17:25 WIB

Kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia relatif terkendali, namun PPKM di Jawa-Bali justru diperpanjang.

News | 17:06 WIB

Pidato Presiden Joko Widodo dalam Sidang Tahunan MPR menuai banyak apresiasi.

News | 17:03 WIB

Dan sayangnya kondisi daya beli masyarakat kita benar-benar terpukul.

Bisnis | 16:34 WIB

Penangkapan oknum polisi itu merupakan pengembangan dari Operasi Anti Gedek di sejumlah tempat hiburan malam pada 30 hingga 31 Juli 2022.

News | 16:30 WIB

DPR RI bantah terima uang dari Ferdy Sambo sebagai aksi suap mendiamkan kasus pembunuhan Brigadir J.

News | 16:14 WIB

Diketahui, mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo menjadi tersangka utama kasus pembunuhan Brigadir J.

News | 15:33 WIB

Ia menerangkan tugu itu dulunya kecil sebagai tanda titik nol Kota Medan, bukan seperti bangunan yang ada saat ini.

News | 15:27 WIB

Barang bukti narkoba ini disita dalam penindakan selama empat bulan terakhir di wilayah hukum Polda Sumut, dengan jumlah tersangka sebanyak 72 orang.

News | 13:59 WIB

Polemik antara karyawan Alfamart vs perempuan yang ambil cokelat tapi belum bayar berakhir dengan perdamaian.

News | 13:29 WIB

"Dibuktikan dengan 31 orang yang sukarela memilih masuk jurang," ungkap Sugeng.

News | 12:20 WIB

Bobby memanggil seorang anak kelas 1 SD ke atas panggung dan mengajaknya bermain tebak-tebakan.

News | 09:57 WIB

Hujan terjadi pada siang hingga malam hari.

News | 08:28 WIB

kegiatan ini untuk memberikan trauma healing terhadap para siswa, khususnya yang sekelas dengan korban.

News | 23:10 WIB
Tampilkan lebih banyak