Nasabah Bank Sumut Jadi Korban Skimming, Kerugian Rp 2,7 Miliar, Polisi Turun Tangan

Diketahui, skimming adalah kejahatan pencurian data melalui ATM yang kemudian dilanjutkan dengan pembobolan rekening nasabah.

Ananta Bangun
Rabu, 06 Juli 2022 | 17:34 WIB
Nasabah Bank Sumut Jadi Korban Skimming, Kerugian Rp 2,7 Miliar, Polisi Turun Tangan
pixabay.com/peggy_marco

Deli.Suara.com - Sejumlah nasabah Bank Sumut menjadi korban kejahatan skimming. Para nasabah kehilangan uang di rekening Rp 2,7 miliar. Pihak Bank Sumut telah melaporkan kasus ini ke polisi.
 
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi menyampaikan, pihaknya telah menerima laporan dari Bank Sumut.

"Bank Sumut sudah membuat laporan, sedang didalami penyidik," kata Hadi, Rabu (6/7/2022).

Hadi mengatakan, penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut juga telah memintai keterangan dari pihak Bank Sumut. 

"Penyidik telah mendapat keterangan dari Bank Sumut dan sedang kita dalami," ujar Hadi.

Baca Juga:Sempat Dicekal, Drama Snowdrop Jisoo BLACKPINK Dapat Penghargaan di Brazil

Diketahui, skimming adalah kejahatan pencurian data melalui ATM yang kemudian dilanjutkan dengan pembobolan rekening nasabah.

Sementara itu, Dirut Bank Sumut Rahmat Fadillah Pohan mengatakan ada 83 nasabah Bank Sumut yang menjadi korban skimming.

"Total uang yang hendak dibobol para pelaku sebenarnya berjumlah Rp 4,5 miliar. Para pelaku gagal menggondol sisanya karena pihak Bank Sumut langsung melakukan blokir transaksi dengan bank luar," ujarnya.

Rahmat menyampaikan, nasabah yang hilang di rekening akibat aksi kejahatan para pelaku skimming sudah diganti oleh Bank Sumut. 

Dirinya juga meminta nasabah untuk melapor ke Bank Sumut apabila saldo rekening mereka tiba-tiba berkurang.

Baca Juga:Terdampak Perubahan Nama Jalan, 59 Persen Warga Jakarta Pusat Telah Perbarui Data Kependudukan

"Seluruh kerugian nasabah sudah kami ganti. Nasabah juga kami sudah hubungi agar mengganti ATM-nya ke cabang terdekat. Uang tabungan sudah masuk tapi tidak bisa ditarik, ganti dulu kartunya," tukasnya.

News

Terkini

Kemenangan ini pun membawa Borneo FC naik ke puncak klasemen sementara Liga1 dengan perolehan 12 poin dari lima laga.

Bola | 21:31 WIB

Ini tips mendapatkan tiket pesawat dengan harga yang lebih murah.

Lifestyle | 19:05 WIB

Kementerian BUMN siapkan formula dalam hal menstabilkan harga tiket pesawat.

Bisnis | 19:03 WIB

Alasan Putri Candrawathi tidak ditahan walau sudah ditetapkan sebagai tersangka dianggap sebagai alasan klasik.

News | 17:56 WIB

Komnas Perempuan menilai Putri Candrawathi tetap memiliki beberapa hak walaupun sudah menjadi tersangka.

News | 17:54 WIB

Ahmad Sahroni menganggap perdebatan di media sosial terkait kasus pembunuhan Brigadir J yang melibatkan Ferdy Sambo melelahkan.

News | 17:52 WIB

Lima anak buah Ferdy Sambo terjerat kasus menghalang-halangi pengungkapan kasus pembunuhan Brigadir J.

News | 17:50 WIB

Dalam rangka melengkapi laporan, Komnas HAM akan meminta rekaman CCTV yang menjadi bukti penetapan Putri Candrawathi sebagai tersangka.

News | 17:46 WIB

Dalam tayangan CCTV tampak pelaku memakai senjata tajam samurai membacok korban hingga terkapar bersimbah darah.

News | 17:40 WIB

Komnas Perempuan nyatakan istri Ferdy Sambo mengalami depresi dan PTSD.

News | 16:47 WIB

Anggota Komisi III DPR RI mendukung langkah Polri menetapkan Putri Candrawathi sebagai tersangka baru dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

News | 16:42 WIB

Pengacara Putri Candrawathi memberikan respon usai kliennya ditetapkan sebagai tersangka baru dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

News | 16:37 WIB

Tim khusus bentukan Kapolri akhirnya menemukan CCTV yang menggambarkan proses pembunuhan Brigadir J.

News | 16:33 WIB

Polri telah resmi menetapkan saudari PC sebagai tersangka kasus pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

News | 16:31 WIB

Polisi masih melakukan penyelidikan terkait dengan penyebab kematian korban.

News | 15:34 WIB
Tampilkan lebih banyak