Viral Netizen Suarakan Penertiban Gepeng di Medan Diduga Tidak Manusiawi: Jangan Kasar Kalian Sama Rakyat!

Namun wanita itu bersikeras enggan dibawa petugas Satpol PP.

Ananta Bangun
Selasa, 05 Juli 2022 | 19:07 WIB
Viral Netizen Suarakan Penertiban Gepeng di Medan Diduga Tidak Manusiawi: Jangan Kasar Kalian Sama Rakyat!
Instagram

Deli.Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita menjadi sasaran penertiban gelandangan dan pengemis (gepeng) di Medan beredar di media sosial (Medsos).

Video itu diunggah oleh salah seorang netizen @hakxxxxx lewat Instastory-nya, Selasa (5/7/2022).Menurutnya, penertiban ini diduga tidak manusiawi.

Dalam video terlihat sejumlah petugas Satpol PP mendatangi seorang wanita yang diduga sebagai gepeng dan hendak dibawa masuk ke dalam mobil untuk ditertibkan.

Namun wanita itu bersikeras enggan dibawa petugas Satpol PP. Tak disangka, petugas Satpol PP langsung menarik paksa wanita yang mengenakan kaos merah dan penutup kepala hijau tersebut. Beberapa anggota Satpol PP memegangi tangan wanita tersebut dan menariknya secara paksa. 

Baca Juga:Great Edu Targetkan Pendapatan Rp 68 Miliar Tahun Ini

"Tolong jangan kasar sama rakyat dia bukan pengemis," tulis @hakxxxxx.

Tayangan video selanjutnya bahkan menunjukkan wanita tersebut yang sudah dalam posisi telentang dan digeret paksa masuk ke dalam mobil. Mirisnya salah seorang petugas tertangkap kamera menendang wanita ini menggunakan kaki.

"Tolong jangan kasar kalian sama rakyat lihat perlakuan anggota kalian ini pak Bob anggota bapak ini lihat pak main tendang perut dia bukan pengemis," katanya sembari menautkan ke akun Instagram @bobbynst.

"Kinerja kalian bagus ya menyiksa rakyat perlakuan kalian emang luar biasa kasar yaa hebat hebat. Main tendang perut main paksa kasar," tulisnya lagi.

Begitu netizen mengunggah video ini, media gram lainnya langsung memposting ulang video tersebut. 

Baca Juga:Jusuf Kalla Resmikan Masjid Islamic Center Nurul Yaqin di Teluk Palu

"Bxx memang yang mijak perutnya," kata Maxxxx di kolom komentar akun Instagram @sumut.terkini.

"Dipijak perutnya durhaka, mamak-mamak itu woi," sambung warganet lainnya.

Lifestyle

Terkini

Pelaksanaan Sispamkota ini dimulai Sabtu (13/8/2022) malam hingga Minggu (14/8/2022) dinihari. Personel yang melaksanakan Sispamkota nantinya akan mobile di titik rawan kejahatan jalanan maupun geng motor di Medan.

News | 23:04 WIB

Mahasiswa yang terdiri dari PMII, GMNI, HMI, GMKI, dan IMM melakukan pembakaran lilin dan tabur bunga sebagai tanda telah berkabung atas matinya keadilan.

News | 22:30 WIB

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 338 Juncto 340 KUHPidana dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup atau mati.

News | 18:03 WIB

Aplikasi Lancang Kuning yang dimiliki Polda Sumut sudah dimodifikasi dengan sangat modern.

News | 17:31 WIB

Jenderal bintang dua ini menjadi tahanan Bareskrim Polri dan terancam hukuman mati atas sangkaan pembunuhan berencana.

News | 16:38 WIB

Selain itu juga diperkenalkan LED tiga dimensi yang membuat video seakan lebih hidup.

Bisnis | 16:25 WIB

Diduga tidak pandai berenang, korban yang masuk ke sungai tiba-tiba langsung hanyut terseret arus dan hilang.

News | 15:38 WIB

Nantinya, Bharada E yang menjadi justice collaborator kasus pembunuhan Brigadir J akan mendapatkan penebalan dengan penempatan pengawalan selama 24 jam di Bareskrim Polri.

News | 15:00 WIB

Gus Fatah juga menyampaikan keduanya harus saling terbuka dan menyampaikan kebenaran sesungguhnya, termasuk mengakui jika memang ada sebuah rekayasa atau trik yang diluncurkan selama ini.

News | 13:18 WIB

"Atas dugaan intervensi pencabutan kuasa oleh Bharada E tersebut, LBH Medan Menilai Polri tidak profesional," ungkapnya.

News | 12:24 WIB

Hal ini seperti yang tampak pada CCTV yang beredar di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

News | 11:31 WIB

Gol tunggal kemenangan Timnas Indonesia U-16 dalam laga ini dicetak oleh Muhammad Kafiatur di menit 45+1.

Bola | 08:49 WIB

Pelaku lalu diboyong ke Polsek Sunggal guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

News | 08:31 WIB

Tidak ditemukannya tindak pidana, laporan istri Ferdy Sambo atas dugaan pelecehan seksual yang dilakukan almarhum Brigadir J dihentikan.

News | 23:15 WIB

Dalam Rapimnas 2022 Partai Gerindra, Prabowo nyatakan bersedia maju kembali dalam Pilpres 2024.

News | 23:12 WIB
Tampilkan lebih banyak