Gelar Aksi Unjuk Rasa di BPN Sumut: Pak Jokowi Tolong Lihat Penderitaan Kami

Mereka menuntut pemerintah agar segera menyelesaikan persoalan sengketa tanah di Sumatera Utara, khususnya di Kabupaten Deli Serdang.

Ananta Bangun
Selasa, 05 Juli 2022 | 15:30 WIB
Gelar Aksi Unjuk Rasa di BPN Sumut: Pak Jokowi Tolong Lihat Penderitaan Kami
deli.suara.com

Deli.Suara.com - Forum Kaum Tani Laucih (FKTL) dan Komite Rakyat Bersatu menggelar aksi unjuk rasa di kantor BPN Sumut, Selasa (5/7/2022).

Mereka menuntut pemerintah agar segera menyelesaikan persoalan sengketa tanah di Sumatera Utara, khususnya di Kabupaten Deli Serdang.

Pimpinan Aksi Komite Rakyat Bersatu, Unggul Tampubolon mengatakan, situasi saat ini diperparah dengan penyelesaian tanah eks HGU PTPN 2 seluas 5.873,06 hektar yang sudah diperintahkan Presiden kepada Gubernur Sumut Edy Rahmayadi pada rapat terbatas pada 11 Maret 2020 agar diselesaikan untuk didistribusikan ke rakyat. 

"Sehingga Gubenur Sumut membentuk tim inventarisasi dan identifikasi. Namun yang sangat disayangkan gubernur membentuk tim tanpa mengikutsertakan atau melibatkan unsur muspida lainnya seperti DPRD provinsi," katanya.

Baca Juga:Cewek Ini Kendarai Sepeda Motor Salip Truk Tronton: Meleng Dikit Auto Jadi

Dirinya mempertanyakan hal itu karena perlu diketahui bahwasanya tanah eks HGU PTPN 2 itu buah dari perjuangan rakyat dan reformasi.

Ia meminta gubernur dan pihak terkait agar melaksanakan perintah presiden dalam memberantas mafia tanah dan dimiliki eh masyatakat secara luas.

"Untuk itu, pihak terkait agar membentuk tim unsur DPRD Sumut, akademisi, jurnalis, aktivis dan kelompok tani/organisasi rakyat dalam menyelesaikan kasus tanah tersebut," katanya.

Dalam aksinya massa juga membawa spanduk mereka memohon kepada Presiden Jokowi yang rencananya datang ke Medan, pada Selasa (5/7/2022). Massa meminta Joko Widodo mau mendengarkan aspirasi masyarakat.

"Selamat datang Bapak Presiden Joko Widodo di Medan Sumut," tulisan di spanduk.

Baca Juga:Fakta Baru: Polisi Gadungan yang Tabrak Belasan Orang di Sunter Ternyata Culik ABG, Ronny Minta Tebusan Rp50 Juta

"Kepada bapak Presiden Joko Widodo yang terhormat kami masyarakat FKTL (Forum Kaum Tani Laucih) sudah berjuang sejak tahun 1999," tulisnya.

Hingga saat ini aksi unjuk rasa masih berlangsung. Arus lalu lintas di depan BPN untuk sementara tidak dapat dilewati.

News

Terkini

Pemerintah Indonesia diminta untuk menggandeng BUMN dan swasta dalam membantu ketahanan pangan.

Bisnis | 18:24 WIB

Pidato Presiden Joko Widodo dalam Sidang Tahunan MPR menuai banyak apresiasi.

News | 17:03 WIB

Dan sayangnya kondisi daya beli masyarakat kita benar-benar terpukul.

Bisnis | 16:34 WIB

Penangkapan oknum polisi itu merupakan pengembangan dari Operasi Anti Gedek di sejumlah tempat hiburan malam pada 30 hingga 31 Juli 2022.

News | 16:30 WIB

DPR RI bantah terima uang dari Ferdy Sambo sebagai aksi suap mendiamkan kasus pembunuhan Brigadir J.

News | 16:14 WIB

Diketahui, mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo menjadi tersangka utama kasus pembunuhan Brigadir J.

News | 15:33 WIB

Ia menerangkan tugu itu dulunya kecil sebagai tanda titik nol Kota Medan, bukan seperti bangunan yang ada saat ini.

News | 15:27 WIB

Barang bukti narkoba ini disita dalam penindakan selama empat bulan terakhir di wilayah hukum Polda Sumut, dengan jumlah tersangka sebanyak 72 orang.

News | 13:59 WIB

Polemik antara karyawan Alfamart vs perempuan yang ambil cokelat tapi belum bayar berakhir dengan perdamaian.

News | 13:29 WIB

"Dibuktikan dengan 31 orang yang sukarela memilih masuk jurang," ungkap Sugeng.

News | 12:20 WIB

Bobby memanggil seorang anak kelas 1 SD ke atas panggung dan mengajaknya bermain tebak-tebakan.

News | 09:57 WIB

Hujan terjadi pada siang hingga malam hari.

News | 08:28 WIB

kegiatan ini untuk memberikan trauma healing terhadap para siswa, khususnya yang sekelas dengan korban.

News | 23:10 WIB

Hasil ini menjadi torehan positif tim Ayam Kinantang jelang kompetisi bergulir.

Bola | 22:45 WIB

Tampak pelaku seorang pria merayap dari atas tembok rumah korban. Aksi pelaku terekam kamera pengintai.

News | 20:21 WIB
Tampilkan lebih banyak