Polrestabes Medan Musnahkan Narkoba: Ini Barang Tidak Boleh Beredar di Masyarakat

narkoba tidak boleh beredar di tengah masyarakat karena daya rusaknya yang begitu mengerikan.

Ananta Bangun
Senin, 04 Juli 2022 | 16:25 WIB
Polrestabes Medan Musnahkan Narkoba: Ini Barang Tidak Boleh Beredar di Masyarakat
deli.suara.com

Deli.Suara.com - Polrestabes Medan memusnahkan barang bukti narkoba dalam jumlah yang fantastis. Adapun narkoba yang dimusnahkan, yakni 45,8 kg sabu, 15 kg daun ganja kering, 200 butir erimin dan 350 butir ekstasi. 

Pemusnahan digelar di Polrestabes Medan dengan menggunakan mesin incenerator milik BNNP Sumut, Senin (4/7/2022).

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil tangkapan selama bulan Juni 2022.  Adapun para pelaku yang ditangkap, yaitu RS (22), MEM (44), IJ (58), RAPS (29), JA (27), M (35) MA (53), A (20).

"Penangkapan dari tanggal 1 Juni-30 Juni 2022 di berbagai tempat di Medan," kata Valentino.

Baca Juga:Anggota DPRD Sulsel Pertanyakan Status Pengelolaan Rumah Sakit Ainun Habibie Parepare

Valentino mengatakan, narkoba tidak boleh beredar di tengah masyarakat karena daya rusaknya yang begitu mengerikan.

"Barang-barang ilegal dan tidak boleh beredar di masyarakat karena akan merusak generasi muda," ujar Valentino.

"Jangan pernah takut untuk memberikan rasa aman di masyarakat. Kalau ada pelaku pengedar narkoba yang melawan diberikan tindakan tegas dan terukur. Kita juga tidak segan menembak mati gembong narkoba di Medan," sambung Valentino. 

Wali Kota Medan Bobby Nasution memusnahkan barang bukti narkoba. [deli.suara.com]

Dengan pengungkapan ini, kata Valentino, maka ada sekitar 1.500 orang terselamatkan.

"Artinya satu orang mengonsumsi satu gram sabu-sabu. Berarti saat ini sudah menyelamatkan kurang lebih 1.500 orang," jelasnya.

Baca Juga:Cerita Warga Bakung Puluhan Tahun Hidup Berdampingan dengan Sampah

Para pelaku melanggar Pasal 114 Ayat (2) Subs Pasal 112 Ayat (2) Subs Pasal 111 Ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dan Pasal 62 Subs 60 dari Undnag-undang RI No 5 Tahun 1997 tentang psikotropika.

"Ancamannya hukuman mati atau seumur hidup, minimal 6 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara," katanya.

Wali Kota Medan Bobby Nasution yang hadir dalam acara pemusnahan tampak membawa sejumlah barang bukti narkoba dan memasukkannya ke mesin incenerator untuk dimusnahkan.

"Mari kita sama-sama memberantas narkoba," kata Bobby. 

News

Terkini

Pemerintah Indonesia diminta untuk menggandeng BUMN dan swasta dalam membantu ketahanan pangan.

Bisnis | 18:24 WIB

Pidato Presiden Joko Widodo dalam Sidang Tahunan MPR menuai banyak apresiasi.

News | 17:03 WIB

Dan sayangnya kondisi daya beli masyarakat kita benar-benar terpukul.

Bisnis | 16:34 WIB

Penangkapan oknum polisi itu merupakan pengembangan dari Operasi Anti Gedek di sejumlah tempat hiburan malam pada 30 hingga 31 Juli 2022.

News | 16:30 WIB

DPR RI bantah terima uang dari Ferdy Sambo sebagai aksi suap mendiamkan kasus pembunuhan Brigadir J.

News | 16:14 WIB

Diketahui, mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo menjadi tersangka utama kasus pembunuhan Brigadir J.

News | 15:33 WIB

Ia menerangkan tugu itu dulunya kecil sebagai tanda titik nol Kota Medan, bukan seperti bangunan yang ada saat ini.

News | 15:27 WIB

Barang bukti narkoba ini disita dalam penindakan selama empat bulan terakhir di wilayah hukum Polda Sumut, dengan jumlah tersangka sebanyak 72 orang.

News | 13:59 WIB

Polemik antara karyawan Alfamart vs perempuan yang ambil cokelat tapi belum bayar berakhir dengan perdamaian.

News | 13:29 WIB

"Dibuktikan dengan 31 orang yang sukarela memilih masuk jurang," ungkap Sugeng.

News | 12:20 WIB

Bobby memanggil seorang anak kelas 1 SD ke atas panggung dan mengajaknya bermain tebak-tebakan.

News | 09:57 WIB

Hujan terjadi pada siang hingga malam hari.

News | 08:28 WIB

kegiatan ini untuk memberikan trauma healing terhadap para siswa, khususnya yang sekelas dengan korban.

News | 23:10 WIB

Hasil ini menjadi torehan positif tim Ayam Kinantang jelang kompetisi bergulir.

Bola | 22:45 WIB

Tampak pelaku seorang pria merayap dari atas tembok rumah korban. Aksi pelaku terekam kamera pengintai.

News | 20:21 WIB
Tampilkan lebih banyak