Ujang Ditangkap Gegara Kirim 1 Kg Sabu dari Medan ke Semarang Lewat Jasa Titipan Kilat

Pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait dengan keberadaan sang pengendali tersebut.

Ananta Bangun
Sabtu, 02 Juli 2022 | 16:55 WIB
Ujang Ditangkap Gegara Kirim 1 Kg Sabu dari Medan ke Semarang Lewat Jasa Titipan Kilat
istimewa

Deli.Suara.com - Polisi menangkap seorang pria berinisial IL alias Ujang (59). Ia diduga mengirimkan sabu dari Medan menuju Semarang, Jawa Tengah.

Untuk mengelabui petugas, Ujang menyelipkan narkoba ke dalam 10 pakaian yang sudah dimodifikasi, lalu mengirimkannya lewat jasa titipan kilat. Namun sial bagi Ujang aksinya gagal setelah polisi mengendus aksinya.

Kasat Narkoba Polrestabes Medan Kompol M Rafles mengatakan, pelaku ditangkap di rumahnya setelah pihaknya menerima informasi dari masyarakat.

"Saat penggeledahan ternyata paket yang dikemas pelaku sudah dikirim, sehingga kita menuju ke gudang tempat pengiriman barang itu untuk mengamankan narkoba yang akan dikirim," kata Rafles, Sabtu (2/7/2022).

Baca Juga:Bobby Nasution Sukses Bikin Pesta Rakyat Medan Meriah, Judika: Terbaik, Medan Selalu di Hati

Rafles mengatakan, ada setidaknya 1 kilogram sabu yang dikemas Ujang ke dalam 10 paket pakaian. 

"Yang bersangkutan sudah empat kali mengirimankan narkoba dengan pola serupa, yakni memanfaatkan jasa pengiriman barang, dan menyelipkan narkoba ke barang - barang yang umumnya biasa dikirim melalui jasa pengiriman barang," kata Rafles. 

Dari 10 paket yang disita, pihaknya tetap mengirimkan 1 paket dengan alamat yang sebelumnya tertera. 

Namun demikian, setelah paket dikirim ke alamat yang dimaksud, tidak ada seorang pun yang mengambil paket pakaian berisi narkoba. Sehingga petugas mengambil kembali satu paket tersebut.

Dari hasil pemeriksaan awal sendiri, pelaku mengaku dikendalikan oleh seseorang yang saat ini berstatus sebagai narapidana di salah satu Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

Baca Juga:Semarak Piala AFF U-19 di Bekasi, Pedagang Cari Rupiah Jual Atribut Timnas Indonesia

Pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait dengan keberadaan sang pengendali tersebut.

"Kita sempat melakukan control delivery dengan mengirim salah satu paket. Tujuannya tentu untuk menangkap pemesan barang. Namun di alamat yang dimaksud tidak ada penerimanya, karena kita duga penerima barang sudah mengetahui jika pengirimnya sudah kita tangkap," kata Rafles.

"Pelaku mengaku dikendalikan oleh seorang napi. Tapi ini masih kita selidiki, apakah memang benar pengakuannya, atau hanya upayanya untuk menghindar dari jeratan hukum yang lebih berat," sambungnya.

Pelaku terancam akan dipenjara selama lebih dari 5 tahun karena dijerat dengan Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

News

Terkini

Pendukung fanatik Manchester United dibuat kecewa dengan hasil minor dan tren buruk yang berdampak keringnya prestasi klub.

Bola | 10:01 WIB

Pada hari Rabu ini kondisi cuaca umumnya cerah berawan, suhu udara juga terasa lebih panas.

News | 08:31 WIB

Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo sudah mengikuti proses pemeriksaan di Komnas Perempuan dan Mako Brimob.

News | 22:17 WIB

Sepatu hingga baju milik eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo disita oleh personel Korps Brimob terkait kasus penembakan Brigadir J.

News | 21:53 WIB

Meskipun eks Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo sudah ditetapkan sebagai tersangka namun belum ada keterangan resmi terkait motif penembakan Brigadir J.

News | 21:34 WIB

Di dalam peraturan itu juga terdapat mekanisme dan kriteria tentang pendaftaran dan perdagangan kripto yang baru.

News | 21:27 WIB

Pelaku bentrok yang melakukan penganiayaan, maupun perusakan dalam pengejaran.

News | 21:22 WIB

Ditetapkannya Ferdy Sambo sebagai tersangka membuat kuasa hukumnya harus menyiapkan langkah hukum.

News | 21:11 WIB

Olisa mengaku senang dapat bergabung dengan PSDS. Dirinya menyatakan sudah lama tahu tentang PSDS.

Bola | 20:58 WIB

Satu dari tiga perwira tinggi tersebut adalah Irjen Ferdy Sambo, yang ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir J.

News | 20:32 WIB

Patroli yang digelar melibatkan beberapa satuan tersebut dilakukan menyusul aksi segerombolan geng motor yang mengacung-acungkan klewang dan clurit, beberapa hari lalu.

News | 20:29 WIB

Kapolsek menyampaikan, pelaku saat diinterogasi mengakui perbuatannya.

News | 20:14 WIB

Jika tidak membayar pajak kendaraan bermotor selama 5 ditambah 2 tahun, maka diberikan sanksi berupa kendaraan bermotor akan ditarik.

News | 19:59 WIB

Ferdy Sambo menggunakan senjata milik Brigadir J untuk menembak dinding-dinding di sekitar lokasi kejadian.

News | 19:43 WIB

ada upaya penghalangan dan rekayasa dalam kasus ini yang dilakukan atas perintah oknum Polri.

News | 19:17 WIB
Tampilkan lebih banyak