Ibu Tiga Anak Temui Bobby Nasution Sambil Menangis, Terima Kasih Pak

Tangis perempuan bertubuh sedikit tambun itu pun langsung pecah setelah bertemu dengan orang nomor satu di Pemko Medan tersebut.

Ananta Bangun
Rabu, 29 Juni 2022 | 20:43 WIB
Ibu Tiga Anak Temui Bobby Nasution Sambil Menangis, Terima Kasih Pak
dok Pemko Medan

Deli - Begitu mengetahui Wali Kota Medan Bobby Nasution datang, Misnah tak dapat lagi menahan rasa harunya.  Dengan sedikit berlari, ibu rumah tangga berusia 38 itu langsung mendatangi menantu Presiden Jokowi yang baru saja selesai meninjau rumah yang tengah dibedah. 

Tangis perempuan bertubuh sedikit tambun itu pun langsung pecah setelah bertemu dengan orang nomor satu di Pemko Medan tersebut.

Dengan terisak, ibu tiga anak itu mengucapkan terima kasih kepada Bobby Nasution atas bedah rumah yang dilakukan. Sebab, satu dari 3 rumah yang dalam proses pengerjaan merupakan rumah miliknya. Perempuan yang sehari-harinya bekerja sebagai pemilih ikan di gabion itu tidak menyangka jika rumahnya. Bahkan, tidak rumahnya saja, rumah kedua kakaknya yang juga berstatus janda juga ikut dibedah.

"Terima kasih Pak Bobby, rumah saya dan kedua kakak saya telah dibedah. Nggak tau lagi saya mau berkata apa, senang sekali rasanya. Hanya bisa sujud syukur saja yang bisa kami lakukan atas bantuan yang diberikan ini," kata Misnah sambil menyeka air matanya dengan punggung telapak tangan kanannya.

Baca Juga:Bobby Nasution: Kita Ingin Ceritakan dan Lestarikan Semangat yang Ditunjukkan Letjen Jamin Ginting

Bobby Nasution langsung tersenyum dan coba menenangkan Misnah yang terus terisak. Suami Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu itu berharap dengan bedah rumah yang dilakukan, baik Misnah dan ketiga anaknya beserta kedua kakaknya dapat hidup tenang dan rumahnya tidak masuk air lagi saat banjir rob terjadi. 

Sebab, ketiga rumah yang dibedah itu kini lebih tinggi sehingga tidak akan kemasukan air lagi ketika banjir rob menerpa. 

"Semoga ibu dan keluarga bisa lebih tenang lagi setelah rumah ini selesai dibedah ya," kata Bobby Nasution.

Diungkapkan perempuan yang mengenakan kaos pink lengan panjang dipadu celana jeans biru muda itu, seperti mimpi rasanya rumahnya beserta rumah kedua kakaknya di bedah. Penghasilannya sebagai pemilih ikan tidak memungkinkannya untuk membangun rumah.  Dengan penghasilan Rp 50 ribu yang diperoleh bukan setiap harinya, Misnah hanya mampu menggunakan uang itu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, begitu pun masih kurang.

Apalagi Misnah mengaku harus memenuhi kebutuhan sekolah anaknya yang di tingkat SD dan SMA. “Saya mencari makan sendiri, sebab suami sudah tidak ada lagi. 

Baca Juga:Soal Holywings di Medan, Begini Kata Bobby Nasution

Penghasilan yang diperoleh hanya bisa untuk mengasih makan tiga anak. Apalagi penghasilan Rp.50 ribu itu tidak setiap hari saya peroleh. Malah untuk makan saja terkadang ada, terkadang tidak bisa. Makanya, saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas bedah rumah yang dilakukan ini,” ungkapnya kembali terisak.

Dengan pembedahan rumah yang dilakukan, Misnah dan kedua kakaknya sangat senang sekali. Selama ini rumah mereka selalu bocor setiap hujan turun dan digenangi air ketika banjir rob datang. 

"Kalau sudah banjir rob, kami tidak bisa apa-apa karena ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa. Sekali lagi, terima kasih Pak Bobby karena sudah menolong kami," katanya.

Sambil menyeka air mata yang terus membasahi kedua pipinya, Misnah mengungkapkan, ada hikmah yang diperoleh atas peristiwa kebakaran yang terjadi di Lorong 6 beberapa waktu lalu. Musibah kebakaran itu menyebabkan dirinya bisa bertemu dengan Bobby Nasution yang ketika itu melakukan peninjauan pasca kebakaran terjadi.

"Ketika bertemu Pak Bobby, saya  menyampaikan kondisi rumah kami yang tidak layak huni dan tidak mungkin untuk kami perbaiki dengan biaya sendiri. Saya bermohon kepada beliau agar rumah kami dapat diperbaiki. Ternyata permohonan saya dipenuhi, sehingga rumah kami diperbaiki," tukasnya. 

News

Terkini

Pemerintah Indonesia diminta untuk menggandeng BUMN dan swasta dalam membantu ketahanan pangan.

Bisnis | 18:24 WIB

Kamaruddin Simanjuntak, kuasa hukum keluarga Brigadir J minta Putri Candrawathi segera ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan berencana.

News | 17:25 WIB

Kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia relatif terkendali, namun PPKM di Jawa-Bali justru diperpanjang.

News | 17:06 WIB

Pidato Presiden Joko Widodo dalam Sidang Tahunan MPR menuai banyak apresiasi.

News | 17:03 WIB

Dan sayangnya kondisi daya beli masyarakat kita benar-benar terpukul.

Bisnis | 16:34 WIB

Penangkapan oknum polisi itu merupakan pengembangan dari Operasi Anti Gedek di sejumlah tempat hiburan malam pada 30 hingga 31 Juli 2022.

News | 16:30 WIB

DPR RI bantah terima uang dari Ferdy Sambo sebagai aksi suap mendiamkan kasus pembunuhan Brigadir J.

News | 16:14 WIB

Diketahui, mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo menjadi tersangka utama kasus pembunuhan Brigadir J.

News | 15:33 WIB

Ia menerangkan tugu itu dulunya kecil sebagai tanda titik nol Kota Medan, bukan seperti bangunan yang ada saat ini.

News | 15:27 WIB

Barang bukti narkoba ini disita dalam penindakan selama empat bulan terakhir di wilayah hukum Polda Sumut, dengan jumlah tersangka sebanyak 72 orang.

News | 13:59 WIB

Polemik antara karyawan Alfamart vs perempuan yang ambil cokelat tapi belum bayar berakhir dengan perdamaian.

News | 13:29 WIB

"Dibuktikan dengan 31 orang yang sukarela memilih masuk jurang," ungkap Sugeng.

News | 12:20 WIB

Bobby memanggil seorang anak kelas 1 SD ke atas panggung dan mengajaknya bermain tebak-tebakan.

News | 09:57 WIB

Hujan terjadi pada siang hingga malam hari.

News | 08:28 WIB

kegiatan ini untuk memberikan trauma healing terhadap para siswa, khususnya yang sekelas dengan korban.

News | 23:10 WIB
Tampilkan lebih banyak