Tahun 2023, 81% Jalan Rusak di Sumut Diproyeksikan Tuntas

berdasarkan data dari Bina Marga dan Bina Konstruksi Sumut ada sekitar 580 Km jalan provinsi dengan status rusak total. Hanya saja, dana Pemprov Sumut sebesar Rp2,7 triliun bisa dimaksimalkan untuk 450 Km atau 81% dari jalan yang rusak

Rozi Fati
Senin, 27 Juni 2022 | 18:59 WIB
Tahun 2023, 81% Jalan Rusak di Sumut Diproyeksikan Tuntas
Dok Diskominfo Sumut

Deli-Proyek pembangunan dan perbaikan jalan provinsi yang rusak sepanjang 450 Km di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) resmi dimulai. Proyek senilai Rp2,7 triliun tersebut ditargetkan rampung pada akhir tahun 2023.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyampaikan, proyek pembangunan dan pemeliharaan jalan tersebut sudah sangat mendesak dan tidak bisa ditunda-tunda lagi.

"Apalagi, proyek ini sepenuhnya untuk kepentingan rakyat Sumut," ungkapnya, saat ground breaking pembangunan dan peningkatan jalan, jembatan dan drainase di Desa Suka Makmur, Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, Senin (27/6/2022).

Edy memaparkan, berdasarkan data dari Bina Marga dan Bina Konstruksi Sumut ada sekitar 580 Km jalan provinsi dengan status rusak total. Hanya saja, dana Pemprov Sumut sebesar Rp2,7 triliun bisa dimaksimalkan untuk 450 Km atau 81% dari jalan yang rusak.

Baca Juga:Peringati HANI 2022, Edy Rahmayadi Ajak Semua Pihak Berantas Narkotika

"Kita maunya semua, tetapi sampai 2024 dana yang kita miliki Rp2,7 triliun dan itu hanya bisa untuk 450 Km,. Jadi kita harus memilih yang prioritas. Kedepannya, kita akan selesaikan semuanya," jelasnya.

Lebih lanjut, terang Edy, jalan sepanjang 450 km yang dibangun dan diperbaiki ini tersebar di 33 kabupaten/kota (Kecuali Labusel) salah satunya di Desa Suka Makmur, Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang. Di Suka Makmur jalan yang akan dibangun sepanjang 12 km ditambah jembatan, jalan ini akan menjadi jalan alternatif yang sejajar dengan jalan utama Medan-Berastagi.

Edy juga menyebutkan, ada tiga skala prioritas pada pembangunan jalan, drainase dan jembatan ini, yaitu jalan strategis pariwisata unggulan, jalan penunjang prioritas nasional dan usulan kepala daerah. Jalan di Desa Makmur termasuk prioritas utama karena Brastagi merupakan kawasan pariwisata unggulan Sumut.

"Ini salah satunya yang kita bangun panjangnya 12 Km, drainase dan jembatan. Jalan ini strategis, jadi kita buat harus sejajar dengan jalan utama, bukan alternatif biasa karena kita perlu memperlancar arus wisatawan, distribusi hasil tani dan pembangunan. Labusel tidak termasuk karena disana tidak ada jalan berstatus provinsi," terangnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sumut Bambang Pardede menyampaikan, dari 450 Km yang akan dibangun dan ditingkatkan terdapat 250 km yang masih jalan tanah. Sedangkan untuk drainase Pemprov Sumut akan membangun sepanjang 71 km dan jembatan sebanyak 20 titik

Baca Juga:Pecandu Narkoba Sumut Terus Naik, Tersebar di Hiburan Malam hingga Warnet, Edy Rahmayadi: Ini Saya Takutkan

"Itu satu paket, jalan harus punya drainase agar bertahan lebih lama dan jembatan untuk menyambungkan jalan tersebut. Jembatan ada 20 titik dengan desain rangka baja, beton dan box culvert," katanya. 

Pembangunan jalan sepanjang 450 Km, 71 Km drainase dan 20 titik untuk 121 jalan dan dibagi 163 paket. Metode pekerjaannya design built terintegrasi (rancang & bangun) dikerjakan secara simultan dan paralel, sehingga lebih cepat rampung ketimbang menggunakan metode konvensional.

Bambang menambahkan, pembayaran juga dilakukan dengan sistem multiyears (3 tahun anggaran) dari tahun 2022 hingga 2024. Pembayaran pertama dilakukan akhir 2022 sebesar Rp 500 M, akhir 2023 Rp1,5 triliun dan akhir 2024 Rp 700 M.

"Targetnya 18 bulan selesai dan dengan metode ini kita bisa lebih cepat dari metode konvensional karena tidak perlu menunggu DED (Detail Engineering Design) baru pengerjaan fisik, ini sudah diterapkan teman-teman di Kementerian PUPR," pungkasnya. 

News

Terkini

Pelaku bentrok yang melakukan penganiayaan, maupun perusakan dalam pengejaran.

News | 21:22 WIB

Ditetapkannya Ferdy Sambo sebagai tersangka membuat kuasa hukumnya harus menyiapkan langkah hukum.

News | 21:11 WIB

Olisa mengaku senang dapat bergabung dengan PSDS. Dirinya menyatakan sudah lama tahu tentang PSDS.

Bola | 20:58 WIB

Satu dari tiga perwira tinggi tersebut adalah Irjen Ferdy Sambo, yang ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir J.

News | 20:32 WIB

Patroli yang digelar melibatkan beberapa satuan tersebut dilakukan menyusul aksi segerombolan geng motor yang mengacung-acungkan klewang dan clurit, beberapa hari lalu.

News | 20:29 WIB

Kapolsek menyampaikan, pelaku saat diinterogasi mengakui perbuatannya.

News | 20:14 WIB

Jika tidak membayar pajak kendaraan bermotor selama 5 ditambah 2 tahun, maka diberikan sanksi berupa kendaraan bermotor akan ditarik.

News | 19:59 WIB

Ferdy Sambo menggunakan senjata milik Brigadir J untuk menembak dinding-dinding di sekitar lokasi kejadian.

News | 19:43 WIB

ada upaya penghalangan dan rekayasa dalam kasus ini yang dilakukan atas perintah oknum Polri.

News | 19:17 WIB

Aksi terkuak, setelah korban bercerita kepada ibunya dan mengungkap tindakan amoral pelaku.

News | 19:14 WIB

saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku.

News | 18:46 WIB

Dua kendaraan taktis korps Brimob mendatangi rumah eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo dengan personel bersenjata laras panjang lengkap.

News | 16:25 WIB

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) selesai memeriksa 15 telepon genggam terkait kasus penembakan Brigadir J.

News | 16:21 WIB

Pelaku yang menikam korban hingga tewas adalah pamanya sendiri.

News | 16:16 WIB

Eks Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo akan diperiksa oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia terkait kasus kematian Brigadir J.

News | 15:53 WIB
Tampilkan lebih banyak