Bupati Nonaktif Langkat Jadi Tersangka Kepemilikan Orangutan Sumatera

Selain itu juga ada elang, beo, jalak bali, dan monyet hitam sulawesi

Sadaiwan Ahmad
Kamis, 09 Juni 2022 | 19:41 WIB
Bupati Nonaktif Langkat Jadi Tersangka Kepemilikan Orangutan Sumatera
BBKSDA Sumut

Deli - Hasil gelar perkara yang dilakukan penyidik Balai Gakkum KLHK RI Wilayah I Sumatera dan Polda Sumut pada Rabu (8/6/2022) menetapkan Bupati nonaktif Langkat, Terbit Rencana Perangin-angin sebagai tersangka kepemilikan satwa liar dilindungi, salah satunya orangutan sumatera (Pongo abelii).

Kepala Balai Gakkum KLHK Wilayah I Sumatera, Subhan mengatakannya dalam keterangan tertulis yang diterima dari Kepala Seksi Wilayah I Medan, Haluanto Ginting pada Kamis (9/6/2022). 

Satwa dilindungi itu yakni 1 ekor elang brontok fase terang, 2 ekor burung beo, 2 ekor jalak bali, 1 ekor monyet hitam sulawesi dan 1 ekor orangutan sumatera yang kesemuanya adalah satwa dilindungi. 

Saat ini, orangutan sumatera (Pongo abelii) itu direhabilitasi di Pusat Karantina Orangutan Sumatera (PKOS) di Batu Mbelin dan satwa lainnya di Pusat Penyelamatan Satwa, di Sibolangit, Deli Serdang. 

Terbit merupakan tahanan KPK RI dalam perkara tindak pidana korupsi. Pihaknya akan berkoordinasi dengan KPK RI untuk melanjutkan pemeriksaan terhadap Terbit dengan statusnya sebagai tersangka. 

Terbit dijerat dengan pasal 21 ayat 2 huruf a jo pasal 40 ayat 2 UU RI No. 5/1990 tentang konservasi sumber daya alam dan ekosistemnya dengan ancaman pidana penjara maksimal 5 tahun dan denda Rp 100 juta. 

Diketahui, pengambilan satwa  dilindungi itu oleh tim gabungan dari Balai Gakkum KLHK RI Wilayah I Sumatera bersama BBKSDA Sumut dan pada 25 Januari sekitar pukul 14.00 WIB di rumahnya diDesa Raja Tengah, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat. 

Saat itu tim penyidik KPK RI didampingi Brimob Polda Sumut dan Polres Langkat juga berada di lokasi untuk penyidikan. Setelah berkoordinasi satwa yang berada di halaman rumah Terbit dapat diambil kemudian dibawa ke tempat rehabilitasi karena tidak ada surat izin kepemilikan. 

"Kita masih terus berkoordinasi dengan Polda Sumut untuk menyempurnakan berkas perkara," ujarnya.

News

Terkini

Staf Kapolri Bidang Komunikasi Publik, Fahmi Alamsyah diduga membantu Ferdy Sambo dalam merekayasa kasus kematian Brigadir J.

News | 11:01 WIB

Tetapi potensi terjadi hujan ringan masih berpeluang terjadi dan bersifat lokal.

News | 10:34 WIB

Pendukung fanatik Manchester United dibuat kecewa dengan hasil minor dan tren buruk yang berdampak keringnya prestasi klub.

Bola | 10:01 WIB

Siswi sekolah negeri diduga dipaksa menggunakan hijab oleh pihak sekolah, DPRD DKI tidak tinggal diam, Disdik segera dipanggil.

News | 09:17 WIB

Melalui Menkopolhukam Mahfud MD, Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan kasus kematian Brigadir J sebenarnya sangat mudah diungkapkan.

News | 09:05 WIB

Pada hari Rabu ini kondisi cuaca umumnya cerah berawan, suhu udara juga terasa lebih panas.

News | 08:31 WIB

Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo sudah mengikuti proses pemeriksaan di Komnas Perempuan dan Mako Brimob.

News | 22:17 WIB

Sepatu hingga baju milik eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo disita oleh personel Korps Brimob terkait kasus penembakan Brigadir J.

News | 21:53 WIB

Meskipun eks Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo sudah ditetapkan sebagai tersangka namun belum ada keterangan resmi terkait motif penembakan Brigadir J.

News | 21:34 WIB

Di dalam peraturan itu juga terdapat mekanisme dan kriteria tentang pendaftaran dan perdagangan kripto yang baru.

News | 21:27 WIB

Pelaku bentrok yang melakukan penganiayaan, maupun perusakan dalam pengejaran.

News | 21:22 WIB

Ditetapkannya Ferdy Sambo sebagai tersangka membuat kuasa hukumnya harus menyiapkan langkah hukum.

News | 21:11 WIB

Olisa mengaku senang dapat bergabung dengan PSDS. Dirinya menyatakan sudah lama tahu tentang PSDS.

Bola | 20:58 WIB

Satu dari tiga perwira tinggi tersebut adalah Irjen Ferdy Sambo, yang ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir J.

News | 20:32 WIB

Patroli yang digelar melibatkan beberapa satuan tersebut dilakukan menyusul aksi segerombolan geng motor yang mengacung-acungkan klewang dan clurit, beberapa hari lalu.

News | 20:29 WIB
Tampilkan lebih banyak