4 Perempuan di Medan Diperintah Narapidana Edarkan 40 Kg Sabu-sabu

Kirim lewat jasa ekspedisi, sabu-sabu dibungkus bed cover

Sadaiwan Ahmad
Kamis, 09 Juni 2022 | 14:46 WIB
4 Perempuan di Medan Diperintah Narapidana Edarkan 40 Kg Sabu-sabu
Deli.suara.com

Deli - Empat orang perempuan berkaos biru tangannya terkat borgol dan rantai. Mereka digelandang dari sebuah ruangan di gedung Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara (BNNP Sumut) ke halaman belakang. Salah satu dari mereka menangis. Mereka terancam hukuman mati karena menjadi kurir sabu-sabu sebanyak 40 kg. 

Pada Kamis (9/6/2022) pagi, kasus mereka, M alias B (43), RJ (40), APN alias W (IRT/46), dan DPY (IRT/39), dipaparkan oleh Kepala BNNP Sumut, Brigjen Pol Toga H. Panjaitan.

Sekitar 20 menit mereka menunggu, tak sekali saja petugas BNNP Sumut memberikan tisu kepada salah satu tersangka yang menangis sesenggukan. Temannya yang juga menangis berusaha menenangkan, tapi tak berhasil. Sementara dua perempuan lainnya, terlihat tenang. 

Tak lama kemudian, Toga duduk di kursi di depan mereka bersama dengan para pihak lainnya. Toga mengatakan, pengungkapan itu bermula dari informasi pengiriman sabu-sabu dengan jasa ekspedisi.

Dalam penyelidikan yang dilakukan pada 30 Mei 2022, diketahui sabu-sabu itu sudah berada di pergudagangan kargo lini 2, Bandara Internasional Kualanamu.

Barang bukti sabu-sabu yang ditemukan sebanyak 3 kg, dibungkus dengan bed cover yang dikirimkan dari jasa ekspedisi di Kelurahan Pangkalan Mansyur, Kecamatan Medan Johor. Di paket tersebut, tertulis inisial pengirim 'Buk W' dan nomor telepon.

Begitupun dengan penerimanya berinisial A disertai nomor telepon, beralamat di Dusun Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. 

Dalam pengembangan, pengirim juga mengirimkan 3 paket lain ke alamat berbeda yakni, Ke Bogor  1.000 gram (1 kg). Hasil koordinasi dengan BNNP Jawa Barat dan Bea Cukai Soekarno Hatta, dua orang penerimanya sudah ditangkap. Paket ke Palembang sebanyak 1 kg. Paket sabu-sabu sudah diamankan namun penerimanya belum tertangkap. 

Paket ke Surabaya, Jawa Timur, sebanyak 5 kg, penerimanya juga belum tertangkap. Dikatakannya, dalam kasus ini pihaknya pertama kali menangkap tersangka M yang mengeendarai sepeda motor bersama RJ di Jalan Karya Kasih, Kelurahan Pangkalan Mansyur, Kecamatan Medan Johor. Dalam penggeledahan di rumah RJ, ditemukan 24 kg sabu-sabu. 

Selanjutnya, tersangka APN alias W diamankan di rumahnya di Jalan Bromo, Kelurahan Tegal Sari, Kecamatan Medan Denai. Saat itu, RJ mengaku menyimpan timbangan digital di rumah pacaranya berinisial DPY di Jalan Karya Jaya. Timbangan itu kemudian disita sebagai barang bukti. 

"Salah satunya modus opeerandinya (selain bed cover) dengan koper, diisi pakaian seolah-olah tapi di dalamnya ada tersimpan bungkusan plastik isinya narkotika jenis sabu, banyak lagi modus mereka," katanya. 

Dijelaskannya, para tersangka ini merupakan kurir yang diperintah oleh narapidana di LP Tanjung Gusta berinisial E untuk mengambil sabu-sabu ke Tanjung Balai sebanyak 40 kg. Upahnya Rp 3 juta per kg, namun pada tersangka mengaku baru menerika DP.

Dari 40 kg sabu-sabu itu, lanjut Toga, sudah disebarkan ke sejumlah daerah oleh pelaku. Sisanya, 24 kg masih di dalam rumah RJ, kemudian 8 kg sudah dikirimkan ke sejumlah daerah, di antaranya Palembang, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

"Para tersangka ini diknakan pasal 114 ayat 2 jo pasal 132 pasal 1 UU RI No. 2009 tentang tindak pidana narkotika dengan ancaman hukuman mati atau pencara seumur hidup, atau paling lama 20 tahun, karena jumlahnya sangat banyak," katanya. 

News

Terkini

Pemerintah Indonesia diminta untuk menggandeng BUMN dan swasta dalam membantu ketahanan pangan.

Bisnis | 18:24 WIB

Pidato Presiden Joko Widodo dalam Sidang Tahunan MPR menuai banyak apresiasi.

News | 17:03 WIB

Dan sayangnya kondisi daya beli masyarakat kita benar-benar terpukul.

Bisnis | 16:34 WIB

Penangkapan oknum polisi itu merupakan pengembangan dari Operasi Anti Gedek di sejumlah tempat hiburan malam pada 30 hingga 31 Juli 2022.

News | 16:30 WIB

DPR RI bantah terima uang dari Ferdy Sambo sebagai aksi suap mendiamkan kasus pembunuhan Brigadir J.

News | 16:14 WIB

Diketahui, mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo menjadi tersangka utama kasus pembunuhan Brigadir J.

News | 15:33 WIB

Ia menerangkan tugu itu dulunya kecil sebagai tanda titik nol Kota Medan, bukan seperti bangunan yang ada saat ini.

News | 15:27 WIB

Barang bukti narkoba ini disita dalam penindakan selama empat bulan terakhir di wilayah hukum Polda Sumut, dengan jumlah tersangka sebanyak 72 orang.

News | 13:59 WIB

Polemik antara karyawan Alfamart vs perempuan yang ambil cokelat tapi belum bayar berakhir dengan perdamaian.

News | 13:29 WIB

"Dibuktikan dengan 31 orang yang sukarela memilih masuk jurang," ungkap Sugeng.

News | 12:20 WIB

Bobby memanggil seorang anak kelas 1 SD ke atas panggung dan mengajaknya bermain tebak-tebakan.

News | 09:57 WIB

Hujan terjadi pada siang hingga malam hari.

News | 08:28 WIB

kegiatan ini untuk memberikan trauma healing terhadap para siswa, khususnya yang sekelas dengan korban.

News | 23:10 WIB

Hasil ini menjadi torehan positif tim Ayam Kinantang jelang kompetisi bergulir.

Bola | 22:45 WIB

Tampak pelaku seorang pria merayap dari atas tembok rumah korban. Aksi pelaku terekam kamera pengintai.

News | 20:21 WIB
Tampilkan lebih banyak